Cara Bermain The Sims 4 Tanpa Bosan Setelah 100 Jam – Halo Sobat Museodeantioquia, kamu yang mungkin pernah menatap layar menu The Sims 4 sambil bertanya dalam hati, “Aku mau ngapain lagi?” Seratus jam bukan angka kecil. Di titik ini, kamu sudah membangun rumah, membuat keluarga, mencoba beberapa karier, bahkan mungkin membeli segudang DLC. Namun anehnya, rasa bosan tetap datang.
Pertanyaannya bukan lagi apakah The Sims 4 bisa membosankan—itu hampir tak terelakkan—melainkan bagaimana cara memainkannya agar tetap terasa hidup setelah 100 jam atau lebih. Jawabannya bukan menambah DLC semata, melainkan mengubah cara pandang dan pendekatan bermain.
Mari kita bahas dengan jujur.
Bosan Bukan Karena Kamu Kurang Kreatif
Asumsi yang sering muncul adalah: “Kalau bosan, berarti aku kurang imajinatif.” Ini asumsi yang tidak sepenuhnya adil.
The Sims 4 memang dirancang:
- Minim tekanan
- Minim konflik alami
- Minim konsekuensi jangka panjang
Artinya, jika kamu bermain secara pasif—membiarkan game “menghiburmu”—maka cepat atau lambat, kebosanan adalah hasil yang logis. Jadi solusi pertama bukan memaksa diri lebih kreatif, tetapi berhenti bermain secara otomatis.
1. Bermain dengan Aturan Buatan Sendiri (Self-Imposed Rules)
The Sims 4 paling hidup ketika kamu membatasi diri sendiri.
Contoh aturan sederhana tapi efektif:
- Tidak boleh pakai cheat uang
- Hanya boleh pindah rumah sekali seumur hidup Sim
- Karier harus dipertahankan meski tidak cocok
- Keputusan buruk tidak boleh diulang demi “hasil ideal”
Aturan ini menciptakan sesuatu yang hampir tidak ada di The Sims 4: konsekuensi. Dengan keterbatasan, setiap pilihan mulai terasa berarti.
Tanpa aturan, The Sims 4 hanyalah simulasi kenyamanan. Dengan aturan, ia mendekati simulasi kehidupan.
2. Fokus ke Cerita, Bukan Fitur
Banyak pemain terjebak bermain The Sims 4 sebagai daftar checklist:
- Coba karier A
- Maksimalkan skill B
- Bangun rumah C
Masalahnya, setelah 100 jam, checklist itu habis.
Cobalah pendekatan sebaliknya: mulai dari cerita, bukan fitur. Tentukan konflik sejak awal:
- Sim yang gagal memenuhi ekspektasi keluarga
- Keluarga kaya yang perlahan bangkrut
- Sim ambisius yang rela mengorbankan hubungan
Biarkan gameplay melayani cerita, bukan sebaliknya. Saat kamu berhenti mengejar “sempurna”, game ini justru mulai terasa lebih manusiawi.
3. Mainkan Sim yang Tidak Kamu Sukai
Ini terdengar aneh, tapi sangat efektif.
Kebanyakan pemain:
- Membuat Sim ideal
- Kepribadian positif
- Hidup yang rapi dan sukses
Cobalah kebalikannya. Buat Sim dengan:
- Trait yang saling bertabrakan
- Ambisi yang tidak realistis
- Sifat menyebalkan
Sim yang “tidak menyenangkan” justru menciptakan friksi. Dan friksi adalah bahan bakar cerita.
Jika semua Sim-mu baik, rajin, dan sukses, jangan heran jika game terasa datar.
4. Berhenti Menjadi Perfeksionis
Perfeksionisme adalah pembunuh terbesar kesenangan di The Sims 4.
Kamu mungkin sering:
- Mengulang save karena hasil tidak ideal
- Membatalkan kehamilan karena timing buruk
- Memperbaiki hubungan secepat mungkin
Akibatnya, dunia Sim-mu steril dari kegagalan. Padahal kegagalan adalah sumber drama.
Cobalah satu hal radikal: biarkan kesalahan terjadi dan lanjutkan permainan. Jangan “memperbaiki” segalanya. Terima kekacauan sebagai bagian dari cerita.
5. Gunakan Mods untuk Menambah Gesekan, Bukan Kemewahan
Mods sering dipakai untuk mempermudah hidup Sim. Ironisnya, ini justru mempercepat kebosanan.
Jika kamu memakai mods, pilih yang:
- Menambah kesulitan ekonomi
- Membuat hubungan lebih kompleks
- Menambah konsekuensi sosial
- Memperpanjang dampak emosi
Mods terbaik bukan yang membuat game “lebih nyaman”, tapi yang membuatnya lebih menuntut secara emosional dan naratif.
Namun, ini juga kritik implisit: jika kamu butuh mods agar game terasa hidup, berarti desain inti The Sims 4 memang terlalu aman.
6. Bermain Lebih Lambat, Bukan Lebih Banyak
Banyak pemain bermain cepat:
- Time speed tinggi
- Skill dimaksimalkan secepat mungkin
- Generasi berganti terlalu cepat
Cobalah bermain lambat. Fokus pada:
- Interaksi kecil
- Rutinitas harian
- Detail hubungan
The Sims 4 tidak dirancang untuk dikejar, tetapi untuk diamati. Saat kamu memperlambat tempo, kamu memberi ruang bagi cerita kecil yang sering terlewat.
7. Terima bahwa The Sims 4 Bukan Game “Dalam” Secara Alami
Ini mungkin poin paling penting.
Jika kamu terus berharap The Sims 4 memberikan:
- Tantangan sistemik
- Drama alami
- Dunia otonom
Kamu akan terus kecewa.
Game ini lebih tepat dipahami sebagai alat, bukan pengalaman naratif utuh. Ia tidak akan memberi makna—kamu yang harus menciptakannya. Begitu kamu menerima ini, ekspektasimu akan lebih realistis, dan frustrasi berkurang.
Kesimpulan: Bosan Itu Sinyal, Bukan Kegagalan
Bosan setelah 100 jam bermain The Sims 4 bukan tanda kamu pemain buruk. Itu tanda bahwa game ini berhenti memberi struktur, dan menuntut peran aktif darimu.
Agar tidak bosan, kamu perlu:
- Membatasi diri secara sadar
- Menciptakan konflik, bukan menghindarinya
- Menerima kegagalan sebagai bagian cerita
- Mengubah cara bermain, bukan sekadar menambah konten
The Sims 4 tidak akan berubah secara drastis. Tapi cara kamu memainkannya bisa. Jika kamu memperlakukannya hanya sebagai simulator kenyamanan, ia akan terasa hampa. Jika kamu memperlakukannya sebagai kanvas cerita dengan batasan nyata, ia bisa kembali hidup—bahkan setelah ratusan jam.
Pertanyaannya sekarang bukan “Apa lagi yang bisa dilakukan di The Sims 4?”, melainkan “Cerita seperti apa yang berani kamu biarkan terjadi?”

Leave a Reply